Baby Shop Semarang : 4 hal yang harus diperhatikan sebelum ganti ke susu formula

Air Susu Ibu (ASI) memang nutrisi yang paling baik untuk dicerna oleh bayi setelah lahir hingga berumur 6 bulan. Nutrisi pada asi memang sudah cukup bagi tumbuh kembang dan mudah diserap oleh bayi.

Kebutuhan ASI untuk si bayi memang tinggi tapi terkadang beberapa perempuan tidak bisa mencukupinya, entah karena ASI yang memang produksinya sedikit atau karena tuntutan pihak luar seperti pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Sehingga sang ibu tidak bisa memberikan ASI secara eksklusif. Mungkin salah satu dari Bunda yang ada dirumah menjadi salah satu dari mereka.

Nah, terkadang banyak timbul pertanyaan apakah bisa ASI diganti dengan susu formula? Dan kapan bisa memberikannya?

Namun sebelumnya Bunda harus tahu jika lama kelamaan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi semakin besar dan produksi ASI semakin lama akan menurun begitu pula dengan kualitasnya.

Untuk itu mari Bunda kita bahas bersama atauran apa saja yang harus kita perhatikan jika ingin mengganti ASI dengan susu formua. Yuk simak di bawah ini :

  1. Usia yang pas untuk memberikan susu formula

Lebih disarankan pemberian susu formula sebaiknya pada saat bayi berusia 6 bulan keatas. Karena sistem pencernaan bayi sudah mulai sempurna jadi jika ingin memberikan susu formula pada usia tersebuet tidak masalah.

Tapi jika ada kasus bayi tidak mendapatkan ASI sejak lahir, Bunda bisa memberikan susu formula yang sesuai untuk bayi dibawah 6 bulan.

  1. Pilih susu yang cocok dengan si bayi

Sebenarnya kandungan susu formula dan ASI hampir sama namun yang membedakan hanyalah jenis protein yang diberikan dan kadar jumlahnya. Bunda juga harus tahu tak semua susu formula cocok dengan tubuh si kecil. Pada saat pemberian susu formula harus diberikan betul efek apa yang ditimbulkan. Misal saja siklus BAB bayi menjadi sering diare, mencret atau ruam-ruam merah pada kulit si  bayi. Itu bisa jadi tanda kalau si bayi kurang cocok dengan susu tersebut.

  1. Perhatikan jumlah dan kuantitas pemberian susu

Susu formula memiliki efek membuat bayi kenyang lebih lama, itu semua karena kandungan nutrisi pada susu tidak mudah dicerna oleh si bayi. Pemberian susu formula pada bayi itu bertahap.

Biasanya memerlukan 3 – 4 jam sekali untuk bayi dibawah 6 bulan dan 4 – 5 jam sekali untuk bayi diatas 6 bulan.

  1. Kebersihan botol

Susu formula dalam botol sangat memungkinkan untuk bakteri dan kuman masuk, maka dari itu Bunda dirumah harus rajin mencuci dan pilih sabun cuci yang memang khusus untuk peralatan bayi.

Selain itu Bunda harus memilih botol dengan label BPA-free karena bahan plastic tersebut aman untuk digunakan oleh bayi.

Itu dia Bunda 4 aturan yang harus diperhatikan ketika ingin mengganti ASI dengan susu formula. Jadi lebih tahu kan sekarang? Semoga informasi diatas bermanfaat bagi Bunda di rumah.

Untuk Bunda dirumah yang masih bingung mencari peralatan atau perlengkapan bayi dan anak di rumah Bunda bisa menghubungi layanan kami melalui WhatApps +62 819-0135-1496 atau momandchild.co.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *